- Hashing & Hash Table
Misalkan kita memiliki Array of String (randomstuff) berisikan Mayahi, Ozone, Lu, Add, Djanu. Kita bisa membuat Hash Table dari mengubah huruf pertama setiap String menjadi sebuah angka dari range 0 hingga 25.
- Hash Function
String/Identifier dikuadratkan kemudian mengambil beberapa angka hasil kuadrat (yang berada ditengah) untuk dijadikan sebagai hash key
2. Division
Membagi String/Identifier menggunakan operasi Modulus (% || mod). Angka yang digunakan biasany merupakan bilangan primer.
Contoh: "ABCD" akan disimpan pada lokasi 76
Perhitungannya adalah 64(1+2+3+4) mod 97
Partisi String/Identifier menjadi beberapa bagian, kemudian menjumlahkan bagian tersebut membentuk sebuah hash key
4. Digit Extraction
Mengambil beberapa bagian dari String/Identifier dan menjadikanny sebagai hash key
Contoh: Budi mempunyai nilai x yaitu 472659485, maka kita bisa mengambil angka genap sebagai hash key yaitu 42648
5. Rotating Hash
Gunakan metode Hashing seperti Mid-Square atau Division, kemudian membalikkan hash key dari belakang ke depan.
Contoh: Jika hash key adalah 438573976 maka rotated hash key adalah 679375834
<> Collision
Collision merupakan tabrakan antar hash key, dimana terdapat lebih dari 1 data yang memiliki hash key yang sama.
| Linear Probing Method (very bad search complexity) |
1. Linear Probing = Mencari tempat kosong dan mengisi string di lokasi tersebut.
Misalkan kita mempunyai Array of String (morerandom) yang berisikan Zul, Lu, Add, Djanu, Chotto, Alyx, Dedede
| Linked List (Chaining) |
- Binary Tree
- Node yang berada paling atas merupakan root
- Node yang tidak memiliki child merupakan leaf
- Node yang memiliki parent yang sama merupakan sibling
- Jika ada garis yang menghubungkan X ke Y, maka X merupakan ancestor dari Y dan Y merupakan descendant dari X
Binary Tree merupakan Tree dimana setiap node memiliki paling banyak 2 child.
C merupakan parent dari F dan G. F dan G merupakan child dari C.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar